Workshop Manajemen Sekolah Integral Hidayatullah Kudus

Kudus (18-20 Desember 2020) Yayasan Al Aqsa Pesantren Hidayatullah Kudus yang beralamat di Jalan Raya Kudus-Jepara KM. 05 Kedungdowo Kaliwungu Kudus mengadakan workshop selama tiga hari untuk Kepala sekolah SD-SMK, Hakam Maliki Jepara dan guru-guru TK Yaa Bunayya 1 dan 2 serta SDIT Luqman Al Hakim 1 dan 2 . Acara workshop ini dilaksanakan di lantai 2 gedung SMP Putri Luqman Al Hakim Kudus, dengan pemateri utama adalah Dr Supangat, MA beliau adalah dosen UIN Jakarta. Tema yang dibahas dalam worshop kali ini adalah Strategi Pemasaran Sekolah Islam dan Branding Sekolah Islam.

Acara yang berlangsung selama tiga hari ini dimulai dari pukul 08.00-16.30 sore. Hari pertama (Jum’at, 18 Desember 2020) diisi pembukaan oleh ketua panitia dan Ketua Depdik Hidayatullah dilanjutkan materi 1 (Menguatkan Komitmen Kelembagaan Guru Hidayatullah) yang disampaikan oleh Ketua Yayasan Al Aqso Pesantren Hidayatullah Kudus yaitu Ustadz S. Ahmad Jihad, A. Md. Setelah ishoma acara dilanjutkan materi 2 tentang Manajemen Kebersihan. Materi kebersihan yang disampaikan meliputi kebersihan ruangan, toilet, alat-alat kebersihan yang diperlukan, perawatan lingkungan dan lain-lain.

Workshop ini diikuti kurang lebih 60-an guru di lingkungan Pondok Pesantren Hidayatullah Kudus dan Jepara. Hari kedua (Sabtu, 19 Desember 2020) membahas materi 3 yaitu Ksesehatan Pangan di Sekolah yang disampaikan oleh Labkesda Kabupaten Kudus. Materi yang disampaikan tentang mengenal makanan yang sehat dan aman bagi anak-anak.

Materi 4 sampai 9 di sampaikan oleh pemateri utama yaitu Dr. Supangat, M. A sampai hari ketiga (Ahad, 20 Desember 2020). Pertama-tama beliau membahas materi Marketing dan Branding, materi ini membuka pikiran dan wawasan para guru untuk berkembang dalam memarketing dan membranding sekolahnya. Materi marketing dan branding yang beliau bahas ada 4 tahapan penting dalam mengelola PPDB yaitu Menghadirkan, Meyakinkan, Memastikan, dan Penguatan Tim.

Berbagai contoh tahapan penting ini dijelaskan oleh beliau dan diberikan contoh riil pelaksanaannya di lapangan. Menghadirkan dapat dilakukan menggunakan Medsos (Media sosial) seperti : Website, Whats aap, Facebook, Instagram, Twitter, Youtube dll. Tahapan yang kedua yaitu Meyakinkan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oeh tim PPDB diantaranya menyiapkan formulir dan buku panduan PPDB. Tahapan selanjutnya adalah Memastikan dan penguatan tim yang tentunya sangat penting dalam marketing dan branding.

Aktivitas workshop bukan hanya dilakukan satu arah, namun beliau membuka forum diskusi dan praktek bagi peserta workshop sehingga workshop tersebut berlangsung dengan interaktif. Menurut Ketua Panitia Workshop, Ustadz Muhammad Zainuddin, “Tujuan workshop supaya Ustadz/Ustadzah bisa memarketing dan membranding sekolahnya ke masyarakat. Karena itu butuh manajemen, makanya diadakan workshop itu”

author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Workshop Manajemen Sekolah Integral Hidayatullah Kudus"